Asar Humanity
16 Oct 2023 10:35
9000 Warga Dievakuasi: Mall MidValley Johor Baru Diancam Ledakan Bom
AsarNews, Malaysia - Sebuah mal populer di Johor Bahru The Mall, Mid Valley Southkey mengevakuasi para pengunjungnya pada Sabtu 14 Oktober 2023 malam. Gara-garanya muncul dugaan ancaman bom, media Malaysia melaporkan.
Manajemen pusat perbelanjaan Mid Valley Southkey menerima panggilan telepon pada hari Sabtu sekitar pukul 18.00 dari seorang pria yang mengancam akan memasang bom di mal tersebut.
Penelepon tersebut mengatakan bahwa dia adalah foreigner atau warga negara asing, dan dia dilaporkan ingin Malaysia berhenti mendukung Palestina dalam perang Israel-Hamas yang sedang berlangsung, menurut China Press dan Sin Chew Daily, yang mengutip kepala polisi distrik selatan Johor Baru, Raub Selamat.
Asisten komisaris menambahkan, sekitar 9.000 orang dievakuasi dari mal tersebut.
Dalam postingan Facebook pada Sabtu malam, manajemen mal Malaysia itu mengonfirmasi bahwa mereka telah “menerima laporan ancaman keamanan melalui panggilan telepon anonim”.
"Kami diinstruksikan oleh pihak berwenang untuk mengevakuasi daerah yang terkena dampak sebagai tindakan proaktif," kata pernyataan manajemen mal seperti dikutip dari The Straits Times, Minggu (15/10/2023).
"Kepala polisi Johor Kamarul Zaman Mamat mengatakan polisi telah menggeledah mal tersebut," Free Malaysia Today melaporkan.
Polisi juga menerapkan garis polisi selebar 100 meter untuk mencegah orang memasuki wilayah tersebut.
Polisi juga melihat rekaman CCTV, kata Kamarul, dan dia mendesak masyarakat untuk tetap tenang.
ASAR Humanity Salurkan 65 Paket Makanan untuk Yatim dan Penghafal Al-Qur’an di Deli Serdang
Diposting pada 27 August 2026
Kondisi Terkini Gaza Agustus 2026: Kehancuran Meluas, Jutaan Warga Palestina Masih Bertahan
Diposting pada 26 August 2026
ASAR Humanity Bangun 30 Shelter Keluarga untuk Penyintas Gempa di Desa Pota, Manggarai Timur
Diposting pada 26 August 2026
Di Tengah Pengungsian, Nizam Rindu Sekolah dan Ingin Kembali Bermain Bola
Diposting pada 24 August 2026