Anak Sakit Tumor: Ibu Buruh Tani Rawat 3 Anak Seorang Diri
Salah satu anak ibu Raimin bernama Rafka, usianya masih 4 tahun. Rafka menderita tumor di perut sejak usia 15 bulan, dengan kondisi tersebut Rafka masih sering ditinggal ibunya karena harus bekerja untuk menyambung hidup sehari-hari.
Ibu Raimin sehari-hari berprofesi sebagai buruh tani di kebun milik orang lain dengan upah yang belum mencukupi kebutuhan sehari-hari, hal ini membuat kondisi hidup bu Raimin dan anak-anak serba kesulitan serta tidak mampu menjangkau akses kesehatan guna pengobatan Rafka yang sehari-hari terkulai lemas, selain Rafka Ibu Raimin memiliki 2 anak lainnya yang masih menempuh sekolah dasar. Di saat ibu Raimin bekerja Rafka dijaga oleh kakak-kakaknya secara bergantian.
Ibu Raimin mengungkapkan kondisi seperti ini Ia jalani sejak Rafka di dalam kandungan, membuat ibu Raimin saat kehamilan kekurangan asupan makanan bergizi dan nutrisi “Buat makan saja tidak cukup mas. Apalagi sampai pengen makan bergizi. Mungkin itu juga penyebab anak saya sakit” ucap bu Raimin dengan raut muka sedih melihat ke wajah Rafka.
Ibu Raimin dan anak-anaknya tinggal di pelosok daerah berlokasi di Desa Batu Jangkih, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah. Sebelumnya ibu Raimin pernah membawa Rafka untuk berobat ke puskesmas Desa Batu Jangkih, namun pihak puskesmas memberi rujukan RSUD Praya Lombok Tengah. Tetapi karena keterbatasan biaya pengobatan dan biaya pulang-pergi, pengobatan ke RSUD Praya Lombok Tengah diurungkan. Jarak antara Desa Bantu Jangkih ke RSUD Praya Lombok Tengah 29km dengan jarak tempuh kurang lebih 1 jam melalui jalan raya di perkampungan.
Informasi ini dilaporkan dari hasil assessment tim relawan Ksatria di Lombok yang menjadi tim lapangan ASAR Humanity. ASAR Humanity masih berikhtiar dalam menghimpun bantuan untuk ibu Raimin dan anak-anak agar mendapatkan kondisi hidup yang lebih baik.
Harga Kambing Kurban 2026 di ASAR Humanity, Mulai Rp2 Jutaan
Diposting pada 08 May 2026
Kapal Global Sumud Flotilla Dicegat Israel, 11 Armada Hilang Kontak di Laut Mediterania
Diposting pada 30 April 2026
Kick Off Bersyukur Berqurban di Bogor, Perkuat Komitmen ASAR Humanity Bersamai Pesantren Penjuru Negeri
Diposting pada 29 April 2026
Krisis Kelaparan Ancam 7,8 Juta Warga Sudan Selatan, ASAR Ajak Perkuat Kepedulian Global
Diposting pada 29 April 2026