Asar Humanity
23 Jan 2024 22:39
Jurnalis Motaz Azaiza Mengevakuasikan Diri Ke Qatar
AsarNews, Gaza - Jurnalis foto Motaz Azaiza, yang mendokumentasikan dampak perang di Jalur Gaza, telah meninggalkan daerah kantong tersebut dan menuju ke Qatar.
Azaiza mengumumkan di Instagram pada hari Selasa bahwa ia meninggalkan wilayah yang terkepung sebelum menaiki pesawat militer Qatar di Bandara Internasional El Arish Mesir. Namun, tidak jelas bagaimana dia bisa meninggalkan Gaza atau mengapa dia mengungsi.
“Ini terakhir kalinya Anda melihat saya dengan rompi [pers] yang berat dan bau ini. Saya memutuskan untuk mengungsi hari ini. Mudah-mudahan saya segera bangkit kembali dan membantu membangun Gaza lagi,” kata Azaiza dalam sebuah video.
Pemuda Palestina berusia 24 tahun ini menarik perhatian jutaan orang di seluruh dunia ketika ia memfilmkan dirinya mengenakan rompi pers dan helm untuk mendokumentasikan kondisi selama perang Israel, yang telah menewaskan lebih dari 25.000 orang di Gaza.

Israel melancarkan serangannya setelah Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober, menewaskan 1.139 orang dan menawan lebih dari 200 orang.
Liputan Azaiza sering kali berbentuk video mentah dan tanpa filter tentang anak-anak atau keluarga yang terluka yang tertimpa reruntuhan akibat serangan udara Israel.
Dia mengatakan dia harus “mengungsi karena banyak alasan, Anda semua tahu sebagian tapi tidak semuanya”.
Dalam postingannya, ia terlihat dalam video hendak menaiki pesawat berwarna abu-abu yang bertuliskan “Angkatan Udara Qatar Emiri”.
“Video pertama di luar Gaza,” katanya dalam salah satu klip, mengungkapkan bahwa ini adalah pertama kalinya dia naik pesawat. “Menuju ke Qatar.”
Ia juga membagikan video bagian dalam pesawat saat mendarat di Doha.
'Pahlawan' media sosial
Sejak dimulainya perang, jurnalis foto ini telah mengumpulkan jutaan pengikut di berbagai platform.
Pengikut Instagramnya telah tumbuh dari sekitar 27.500 menjadi 18,25 juta dalam lebih dari 100 hari sejak 7 Oktober, menurut penilaian analisis media sosial oleh Al Jazeera.
Akun Facebook-nya berkembang dari titik awal yang sama menjadi hampir 500.000 pengikut. Dia sekarang memiliki satu juta pengikut di X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter.
Selain postingan media sosialnya, Azaiza juga memproduksi konten untuk Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNWRA).
Pengguna media sosial berterima kasih kepada Azaiza atas liputannya tentang perang tersebut, banyak yang memujinya sebagai pahlawan.
ASAR Humanity Salurkan 10 Tenda Keluarga untuk Pengungsi Gaza Selatan
Diposting pada 10 August 2026
Peace Boat Disaster Relief Jepang Bersama Laznas ASAR Humanity Resmikan Fasilitas Sumur Bor dan MCK untuk Pulihkan Akses Air Bersih Pascabanjir di Aceh Timur
Diposting pada 10 August 2026
Makna Hari Kemerdekaan Indonesia: Arti, Sejarah, dan Cara Mengisinya dengan Aksi Nyata
Diposting pada 07 August 2026
ASAR Humanity Salurkan Bantuan Pangan bagi Korban Kebakaran di Kampung Adat Sirnaresmi, Sukabumi
Diposting pada 06 August 2026